Halaman

Sabtu, 13 Agustus 2011

Di Mars Ada Aliran Air

Los Angeles: Para ilmuwan NASA telah menemukan bukti baru bahwa air mengalir di Mars selama beberapa bulan yang paling hangat di Planet Merah itu. Menurut lembaga antariksa Amerika Serikat itu temuan ini mencuatkan kemungkinan bahwa mungkin ada kehidupan di sana.

NASA pertama kali menemukan bukti mengenai keberadaan air di Mars lebih dari satu dasawarsa lalu, tapi petunjuk awal ialah kebanyakan air tersebut beku dan terpusat di kedua kutubnya. Citra yang dianalisis baru-baru ini dari NASA Reconnissance Orbiter yang telah mengelilingi planet tersebut memperlihatkan kondisi gelap yang mirip jari yang membentang di beberapa lereng Mars selama musim semi sampai musim panas, dan menghilang pada musim dingin. "Ini adalah bukti terbaik yang kami miliki

Rabu, 10 Agustus 2011

Tattoo Mayat

Banyak orang memiliki hobi mengkoleksi perangko, sebagian lainnya gemar mengumpulkan mobil dan motor antik, ada juga yang mencari dan menyimpan medali, uang kuno, kristal, guci, piring antik, patung dan lukisan. 

Namun terbayangkah Anda bahwa ada saja orang yang gemar mengkoleksi sesuatu yang amat sangat tidak biasa, yaitu Kolektor Tattoo Mayat. Dr Katsunari Fukushi adalah salah seorang pendiri Japan Tattoo Institute yang bergerak dibidang pelestarian seni tradisional tattoo Jepang atau popolernya "tebori". Sebanyak 100-an lebih tattoo tradisional yang memenuhi kanvas hidup kulit manusia yang sudah mati, disamak dan

Selasa, 09 Agustus 2011

Karpet Terbang Diciptakan

Dua mahasiswa dari Academy of Fine Arts di Wroclaw, Polandia menciptakan karpet terbang.
Bukan karpet terbang seperti di film kisah 1001 malam, tapi karpet yang diberinama "Allawan" tersebut hanya memberikan sensasi terbang pada orang yang duduk di atasnya.

Mereka meletakkan karpet di atas kotak dengan sistem cermin khusus

Rahasia Mengejutkan Tentang Evolusi Manusia

Teori awal tentang evolusi manusia menyebutkan, manusia awal berevolusi di hutan Afrika kemudian berpindah ke padang rumput.
Peneliti University of Utah mengatakan, hasil analisa fosil tanah terkait hominin awal di timur Afrika enam juta tahun silam menyatakan kebalikannya, moyang awal berevolusi di padang rumput dengan pohon kurang dari 40% daripada di hutan.